“Masjid juga harus menjadi tempat untuk saling tolong menolong dalam memulihkan ekonomi masyarakat, baik melalui penyaluran zakat, infaq, dan sedekah, maupun gerakan pemberdayaan ekonomi umat," pesannya.
Selain itu, Wapres juga menuturkan bahwa masjid hendaknya harus dijadikan tempat untuk mengembangkan dakwah islamiah menggunakan pendekatan atau cara yang moderat (wasathiyah) yang menekankan pada kesantunan dan persaudaraan, serta menghindarkan cara-cara permusuhan dan kebencian, sesuai dengan prinsip ajaran Islam sebagai rahmat bagi alam semesta (rahmatan lil 'alamin).
"Saya berharap agar tidak (ada) satu jengkal tanahpun yang lepas dari pengaruh masjid. Oleh karena itu, saya berharap Masjid As-Sa'adah ini juga dapat membina masyarakat sekitarnya sesuai dengan fungsi masjid yang luas tersebut," harapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid As-Sa’adah Setiawan Budi Utomo menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Wapres yang telah berkenan meresmikan Masjid As-Sa’adah.
“Kami selaku DKM Masjid As-Sa’adah merasa tersanjung dan terhormat Bapak Wapres berkenan untuk dapat menyampaikan sambutan serta menandatangani prasasti peresmian masjid," terang Setiawan.