Respons KPK usai Dituding Eks Wamenaker Noel Lakukan Operasi Tipu-Tipu

Nur Khabibi
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel untuk fokus mengikuti jalannya persidangan terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3

Hal ini disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo merespons sejumlah pernyataan Noel seusai persidangan hari ini, Senin (26/1/2026). Salah satu pernyataan Noel adalah menuding lembaga antirasuah itu melakukan operasi tipu-tipu.

"Kami meminta terdakwa untuk lebih fokus pada jalannya persidangan, memberikan keterangan yang benar di hadapan majelis hakim, serta menghormati prinsip peradilan yang adil dan tidak mempengaruhi proses hukum secara tidak semestinya," ucap Budi dalam keterangan tertulis.

Budi menilai, narasi yang disampaikan Noel tidak lantas mengubah fakta hukum, terlebih perkara sudah masuk ruang sidang. 

Dia menegaskan, proses penyidikan dan penuntutan perkara ini dilaksanakan berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

"Terlebih, dalam perkara yang bermula dari peristiwa tertangkap tangan ini, KPK mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti. Dalam prosesnya, penyidik juga telah meminta keterangan para tersangka maupun saksi lainnya yang relevan, untuk membangun konstruksi perkara di tahap penyidikan," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Purbaya soal Peringatan di-Noel-kan: Saya Tak Terima Duit, Noel kan Terima

Nasional
7 hari lalu

Eks Pegawai Kemnaker Ngaku Kumpulkan Uang dari Swasta, Dipakai untuk Operasional Kantor

Nasional
7 hari lalu

Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Lakukan Operasi Tipu-Tipu, Siap Dihukum Mati Jika Terbukti

Nasional
7 hari lalu

Peringatan Noel ke Menkeu: Purbaya Ganggu Pesta Pora Para Bandit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal