Respons PDIP usai Jokowi Buka Peluang Reshuffle Imbas Mundurnya Risma dan Pramono

Achmad Al Fiqri
Politikus PDIP, Aryo Seno Bagaskoro (foto: MPI)

Seno pun menjelaskan alasan dua kadernya yakni Risma dan Pramono memilih mundur dari kabinet lantaran tak ingin membagi fokus di dua tanggung jawab berbeda. 

Apalagi, Risma dan Pramono ditugaskan langsung maju di Pilkada 2024 oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 

"Kami tidak ingin terbagi fokusnya dengan melaksanakan dua tanggung jawab sekaligus yang sama-sama penting. Maka tentu saja saat ditugaskan menjadi kepala daerah memutuskan untuk mundur, Mas Pram misalnya kemudian juga Bu Risma," ucap Seno.

Ia menjelaskan Risma dan Pramono mendapat tugas agar dapat terus turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi yang ada. "Maka diperlukan suatu langkah yang sifatnya fokus kepada penugasan partai yang diberikan sebagai calon gubernur, maka tentu saja harus mengurus mundur dari jabatan menteri," ucap Seno.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberi sinyal segera merombak atau reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Tiba di Istana Merdeka Jelang Upacara HUT ke-81 RI

9 hari lalu

Pratikno Bantah Mundur dari Menko PMK: Sakit Enggak, Lagi Tugas kok

17 hari lalu

Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Soroti Pilkada Mahal

21 hari lalu

Isu Prabowo Reshuffle Kabinet Awal Agustus, Mensesneg Buka Suara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal