Rosan Sebut Solusi Utang Whoosh Sudah Ada, Segera Negosiasi dengan China

Iqbal Dwi Purnama
epala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memastikan pemerintah sudah memiliki penyelesaian utang Whoosh dan akan segera berbicara dengan China.(foto: Tangguh Yudha)

Sekedar informasi, beban utang whoosh menjadi tekanan berat bagi PT KAI (Persero). Sebab perusahaan ini menjadi pemegang saham mayoritas atas PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang harus menanggung beban bunga utang saja sekitar Rp2 triliun per tahun.

Dihubungi secara terpisah, Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Toto Pranoto menjelaskan bahwa proyek kereta cepat yang menelan biaya 7,2 miliar dolar AS ini sekitar 75 persen merupakan hasil pinjaman dari China Development Bank (CDB) dengan suku bunga sekitar 3,5-4 persen.

"Kalau kita melihat total biaya investasi awal ditambah cost overrun itu kan hampir 7,2 miliar dolar AS (utang KCJB). Bahkan utang yang 75 persen dari CDB itu dengan bunga 3,5 sampai 4 persen, mereka (KCIC) harus bayar bunganya saja mungkin Rp2 triliun ya," ujarnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Belum lagi daya angkut penumpang harian yang tidak sesuai ekspektasi kajian awal ikut menekan pembukuan negatif untuk PT KCIC. Pada semester I 2025 lalu, PT KCIC dilaporkan masih menelan kerugian sekitar Rp1,6 triliun, menyusut dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,3 triliun.

"Jadi tidak mungkin juga pendapatan Whoosh dalam setahun itu bisa menutup itu. Sehingga memang di luar jangkauan PT KAI sebagai lead konsorsium," tutupnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Aturan Baru OJK, Kemenkeu-BI-Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham Bursa Efek

4 hari lalu

Kemenkeu Ungkap Nasib Utang Whoosh usai Purbaya Dicopot

6 hari lalu

Danantara Mulai Proyek Sampah Jadi Listrik di Bogor, Nilai Investasi Rp2,8 Triliun

7 hari lalu

Pramono Ungkap Rencana Tambah Rute LRT Jakarta ke JIS dan Stasiun Whoosh, Minta Bantuan Danantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal