RSCM Ungkap Kondisi Terkini Aktivis KontraS Andrie Yunus usai Disiram Air Keras

Riyan Rizki Roshali
RSCM ungkap kondisi terkini Aktivis KontraS Andrie Yunus usai disiram air keras oleh OTK. (Foto: iNews.id)

RSCM melakukan pemeriksaan awal. Dalam pemeriksaan itu ditemukan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka.

“Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka,” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan, lanjut dia, Andrie mengalami luka bakar sekitar 20 persen. Ditemukan juga trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut hingga menyebabkan penurunan penglihatan.

"Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea," tambahnya.

RSCM telah melakukan tindakan pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan, serta transplantasi membran amnion. Hal itu, katanya, guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengatakan pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan 2 sepeda motor.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
48 menit lalu

Partai Perindo Kutuk Keras Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM Andrie Yunus, Desak Polisi Usut Tuntas

Buletin
15 jam lalu

Terungkap! 4 Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Kabur ke Senen hingga Bogor

Nasional
16 jam lalu

Polisi Cari Sidik Jari dan DNA Pelaku Penyiram Aktivis KontraS lewat Wadah Air Keras dan Helm

Nasional
19 jam lalu

Polisi Temukan Helm Diduga Milik Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS di Salemba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal