Rumah Ibunda Mahfud MD Dikepung Massa, DPR: Selidiki Dalang dan Motifnya

Felldy Aslya Utama
Massa mengepung rumah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi III DPR, Andi Rio Idris Padjalangi menilai pengepungan ibunda Menko Polhukam sebagai tindakan tidak beradab. Maka aparat harus menyelidiki dalang dan motifnya.

“Perlu diselidiki siapa dalangnya, dan apa motifnya, agar jangan sampai ini menimbulkan keresahan dan menganggu ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujar Andi Rio, Rabu (2/12/2020).

Andi Rio mempertanyakan, kenapa pada saat kejadian, tidak ada kepolisian, dan apa saja upaya yang sudah dilakukan Kepolisian.

“Pihak kepolisian harusnya mengantisipasi datangnya massa, dan dapat secepatnya mencegah terjadinya peristiwa tersebut. Ke depan, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, Polri harus lebih mampu melakukan tindakan dan upaya pencegahan serta pengamanan,” tegas Andi Rio.

Senada dengan Rio, anggota DPR Marwan Jafar menyoroti peran kepolisian yang memiliki intelejen, yang sejatinya sudah bisa mengantisipasi datangnya massa tersebut.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
8 jam lalu

DPR Desak Kemenhaj Kawal Pemulihan Hak 3.550 Korban Penipuan Haji Rp116,7 Miliar

21 jam lalu

Susno Duadji Klaim Tak Ada Perang Bintang di Kasus Febrie Adriansyah: Polri-Kejagung Punya Musuh Sama

24 jam lalu

Polri dan Polisi China Saling Tukar Buronan: 3 WN China Diserahkan, 1 WNI Dibawa Pulang

1 hari lalu

Momen Hangat Kapolda Temui Kajati Sumsel, Tegaskan Polri dan Kejaksaan Tetap Bersaudara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal