Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok! Rp17.394 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (4/5/2026) (dok. istimewa)

Sementara itu, aktivitas manufaktur Indonesia semakin tergerus dampak perang hingga mengalami kontraksi. Data Purchasing Managers' Index (PMI) yang dirilis S&P Global hari ini menunjukkan PMI Indonesia berada di 49,1 pada April 2026. Angka ini adalah yang terendah sejak Juli 2025 atau sembilan bulan terakhir. Angka ini sekaligus menandai kontraksi pertama PMI sejak Juli 2025 setelah delapan bulan ekspansi.

PMI mengalami kontraksi karena terjadi penurunan kondisi sektor manufaktur Indonesia pada awal kuartal kedua 2026 karena sejumlah faktor. Kontraksi ini didorong oleh penurunan berkelanjutan dalam volume produksi. Penurunan tersebut terjadi selama dua bulan berturut-turut, dengan laju penurunan yang semakin  cepat dibandingkan Maret dan menjadi yang tercepat sejak Mei tahun lalu.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.390-Rp17.440 per dolar AS.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

4 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

5 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal