JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, Kamis (6/8/2026). Mata uang garuda naik 10 poin atau sekitar 0,06 persen ke level Rp17.923 per dolar AS.
Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni sentimen pasar membaik setelah Iran menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Oman mengenai koordinat usulan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, sebuah jalur air vital yang menangani sekitar seperlima dari perdagangan minyak dan LNG global.
“Namun, para pedagang tetap berhati-hati karena kesepakatan tersebut belum berarti pembukaan kembali selat secara penuh; negosiasi mengenai biaya kargo, inspeksi, dan pengaturan keamanan yang lebih luas masih belum terselesaikan,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Sementara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dalam sebuah rapat umum di Las Vegas pada hari Rabu bahwa Washington sedang melakukan pembicaraan dengan Teheran dan bahwa dia akan "melihat perkembangannya" dalam negosiasi yang sedang berlangsung.
Akan tetapi, Iran secara terbuka membantah bahwa pembicaraan damai dengan Washington sedang berlangsung.