Rupiah Melemah, Tenaga Ahli DEN: Ekonomi Nasional Masih Aman

Rohman Wibowo
Tenaga Ahli Utama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luthfi Ridho. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belakangan memicu kekhawatiran publik mengenai stabilitas ekonomi nasional. Meski tekanan eksternal terus membayangi, pemerintah memastikan fundamental ekonomi Indonesia saat ini tidak rapuh.

Tenaga Ahli Utama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luthfi Ridho menegaskan kedaulatan ekonomi tetap terjaga meskipun rupiah melemah. Salah satu indikatornya terlihat dari komposisi kepemilikan asing pada Surat Utang Negara (SUN) yang kini tinggal 12 persen atau setara dengan Rp866 triliun.

Walaupun angka tersebut berpotensi menambah tekanan dolar AS di pasar domestik jika terjadi arus modal keluar, berbagai parameter risiko lainnya masih menunjukkan sinyal positif. Pemerintah terus memantau pergerakan pasar melalui berbagai instrumen ukur yang akurat. 

Kepastian mengenai kemampuan negara dalam mengelola kewajiban finansialnya menjadi prioritas utama guna menjaga kepercayaan investor internasional.

"Sovereign Risk Premium sama ada satu lagi Currency Series. Dua-duanya masih aman menandakan kita tuh masih bisa sanggup bayar utang luar negeri, kita masih bisa sanggup handle," ujar Gema dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Berkecamuk, Penyebab Rupiah Ambruk?' yang disiarkan di iNews, Selasa (2/6/2026).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

DEN Optimistis Pelemahan Rupiah Mereda pada Juli 2026, Ini Alasannya

Nasional
5 jam lalu

Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Nasional
5 jam lalu

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor

Nasional
2 jam lalu

Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo Sedang Bangun Fondasi Baru Ekonomi RI

Nasional
4 jam lalu

Gema Goeyardi Dukung Pemerintah Tingkatkan Diplomasi: Harus Berani Tunjukkan Wibawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal