Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp18.171 per Dolar AS

Rohman Wibowo
Ilustrasi rupiah (Foto: Pixabay)

Dari faktor internal, sentimen penekan rupiah bersumber dari risiko fiskal APBN akibat tren kenaikan harga minyak mentah dunia, kendati pemerintah telah menjamin stok bahan bakar bersubsidi aman untuk 16 hingga 18 hari dan persediaan BBM jenis lainnya berada di atas ketentuan minimum. 

Efektivitas stabilisasi kurs dinilai sangat bergantung pada ketatnya pengawasan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran, pengendalian konsumsi, hingga evaluasi berkala terhadap realisasi anggaran subsidi dan kompensasi energi.

"Kecukupan stok BBM memang menjamin ketahanan pasokan jangka pendek, tetapi keberlanjutan subsidi tetap membebani kapasitas fiskal negara jika harga minyak dunia terus menanjak," kata Ibrahim.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.156 per Dolar AS

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.135 per Dolar AS, Analis Ungkap Biang Keroknya

2 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Buka Suara dan Pantau Pergerakan Kurs

5 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal