Rupiah Sepekan Ambles 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah menutup perdagangan pekan pertama Februari 2026 setelah ambles 0,53 persen dalam sepekan terhadap dolar AS. (Foto: Ilustrasi/iNews)

Meskipun ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang tahun 2025, angka tersebut tetap berada di bawah target APBN sebesar 5,2 persen. Ketidakmampuan mencapai target ini memberikan tekanan psikologis bagi investor di pasar keuangan.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada Januari 2026 tercatat menurun menjadi 154,6 miliar dolar AS, dibandingkan posisi Desember 2025 yang sebesar 156,5 miliar dolar AS. Penurunan ini mengurangi 'peluru' Bank Indonesia dalam melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah.

Ibrahim memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut namun dalam rentang yang cukup lebar. Rupiah diproyeksikan akan bergerak di kisaran Rp16.750 hingga Rp17.200 per dolar AS pada pekan mendatang, sangat bergantung pada perkembangan kebijakan dari Washington serta respons Bank Indonesia dalam menjaga likuiditas pasar valas.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Juda Agung Akui Mundur dari Deputi Gubernur BI karena Diminta Jadi Wamenkeu

Nasional
3 hari lalu

Polisi Ungkap Cacahan Rp100.000 di TPS Liar Bekasi Uang Cetakan Lama BI

Keuangan
7 hari lalu

Ayo Buka Tabungan Motion Bonus, Dapatkan Hadiah Rp3 Miliar hingga Bebas Transfer BI-Fast 100 Kali

Nasional
11 hari lalu

Thomas Djiwandono Sowan ke Bos BI usai Terpilih Jadi Deputi Gubernur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal