Rupiah Tembus Rp17.400, Bos BI Pilih Bungkam usai Rapat di Kemenko

Anggie Ariesta
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo usai rapat di Kemenko Perekonomian memilih diam terkait nilai tukar rupiah tembus Rp17.400 per dolar AS. (Foto: iNews.id)

Meski melemah, BI menilai pergerakan rupiah masih relatif sejalan dengan tren mata uang negara berkembang lainnya (emerging markets) sejak meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah.

“Pergerakan rupiah masih sejalan dengan mayoritas mata uang emerging market lainnya,” ujar Erwin dalam keterangan resminya, Selasa (5/5).

Bank Indonesia menegaskan akan tetap aktif berada di pasar untuk menjamin stabilitas nilai tukar sesuai dengan nilai fundamentalnya. Otoritas moneter akan mengoptimalkan beragam instrumen intervensi valuta asing guna meredam tekanan global yang berlanjut.

Instrumen yang akan digunakan meliputi transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tok! BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen

3 hari lalu

Komisi XI DPR Uji Kelayakan Calon Gubernur BI Destry Damayanti Pekan Depan

3 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 453,4 Miliar Dolar AS di Kuartal II 2026, BI Ungkap Penyebabnya

4 hari lalu

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Digunakan untuk Transaksi QRIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal