Saksi Ungkap Lukas Enembe Ditekan Pengusaha Carikan Proyek di Papua

Arie Dwi Satrio
Saksi mengungkap Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe, ditekan pengusaha penyandang dana untuk maju di Pilgub 2018 agar mencarikan proyek. (Foto: Antara)

Diketahui, Lukas didakwa menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp46,8 miliar. Dengan perincian, suap sebesar Rp45.843.485.350 dan gratifikasi senilai Rp1 miliar. 

Suap dan gratifikasi itu berkaitan dengan proyek pengadaan barang dan jasa di Papua. Suap diduga diterima bersama-sama dengan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Papua 2013-2017, Mikael Kambuaya, dan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) 2018-2021, Gerius One Yoman.

Adapun, uang suap itu berasal dari Direktur sekaligus Pemilik PT Melonesia Mulia, PT Lingge-lingge, Piton Enumbi sejumlah Rp10.413.929.500. Kemudian, sebesar Rp35.429.555.850 berasal dari Direktur PT Tabi Anugerah Pharmindo, Direktur PT Tabi Bangun Papua sekaligus pemilik manfaat CV Walibhu, Rijatono Lakka.

Suap tersebut bertujuan agar Lukas Enembe, Mikael Kambuaya, dan Gerius One Yoman mengupayakan perusahaan-perusahaan milik Piton dan Rijatono dimenangkan dalam proyek pengadaan barang dan jasa di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tahun Anggaran 2013-2022.

Selain itu, Lukas juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp1 miliar dari Direktur PT Indo Papua, Budy Sultan melalui perantaraan Imelda Sun. Gratifikasi tersebut dapat dikatakan suap karena diduga berkaitan dengan proyek di Papua.

Uang sebesar Rp1 miliar tersebut, dianggap KPK sebagai bentuk gratifikasi yang bertentangan dengan jabatan Lukas selaku Gubernur Papua.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
12 hari lalu

Pengusaha soal Mal Besar Pasang Pagar Besi Tinggi: Pengamanan bila Ada Demo

12 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Jajaran Kadin di Istana, Bahas Apa?

12 hari lalu

Heboh Mal-Mal Besar Pasang Pagar Besi Tinggi, Pengusaha Ungkap Alasannya

16 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ini Respons Pengusaha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal