Salju Abadi di Puncak Jaya Wijaya Diprediksi Hilang Total pada 2025

Kiswondari Pawiro
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut es Puncak Jayawijaya akan hilang pada 2025 (Foto: Istimewa)

"Misalnya dua badai tropis tersebut yang biasanya hanya masuk ekornya saja, sekarang seluruhnya kepala hingga ekor masuk ke wilayah pulau. Hal ini disebabkan karena kenaikan suhu udara, terakhir badai tersebut seluruh bagian badai masuk ke daratan NTT," kata Dwikorita Karnawati.

Dia mengungkapkan bencana hidrometeorologi di Indonesia meningkat, menjadi bencana terbesar dengan prosentase 95 persen.

"Total bencana di 2021 ada 5.402 kasus bencana sebagai dampak perubahan iklim global," tutur Dwikorita Karnawati

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Penyebab Gempa Besar M7,1 Guncang Melonguane Sulut, Ini Penjelasan BMKG

Nasional
23 jam lalu

Gempa M7,1 Guncang Melonguane Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami 

Nasional
24 jam lalu

Breaking News: Gempa M7,1 Guncang Melonguane Sulut

Nasional
6 hari lalu

Dapatkah Pemanasan Global Diatasi lewat Perdagangan Karbon?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal