Saor Siagian Singgung Dosa Pertama Polri, Sebut Reformasi Harus Dimulai dari Rekrutmen

Binti Mufarida
Praktisi Hukum Saor Siagian singgung reformasi Polri harus dimulai dari proses rekrutmen. (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Praktisi hukum Saor Siagian menilai reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus dimulai dari proses rekrutmen. Hal itu ia sampaikan dalam dialog bertema “Ujian di Tengah Percepatan Reformasi Polri” di iNews TV, Kamis (26/2/2026).

Dalam diskusi tersebut, Saor pun mengutip pernyataan Ketua Tim Tranformasi Reformasi Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana tentang masalah rekrutmen Polri.

“Saya kutip Profesor Krisnanda, yang juga tim internal reformasi Polri. Dia menyebutkan, ‘Dosa pertama daripada kami adalah waktu rekrutmen’ katanya. Faktanya banyak orang nitip,” ujar Saor.

Menurut dia, pernyataan itu disampaikan secara terbuka sebagai bentuk evaluasi internal.

“Secara terbuka. Bahkan dibilang, ‘Dosa-dosa kami ini, kami semua terbuka’. Artinya, sebelum pengawasan dibilang Pak Irianto yang saya sangat hormati, memang dari awalnya sudah bermasalah,’” ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kortas Tipikor Polri Geledah Rumah dan Kantor Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, Kasus Apa?

3 hari lalu

Jaga FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel

4 hari lalu

Jenderal Listyo Sigit: Suatu Hari Perempuan Bisa Menjadi Kapolri

4 hari lalu

9 Korban Tewas Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Diserahkan ke Keluarga, Ini Identitasnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal