Satgas Maksimalkan Deteksi Dini Kasus Positif Covid-19 untuk Tekan Angka Kematian

Harits Tryan Akhmad
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pasien positif virus corona (Covid-19) yang meninggal sebagian besar dinilai karena memiliki penyakit bawaan dan usia lanjut. Saat ini pemerintah tengah berupaya maksimal untuk menekan angka kematian yang disebabkan oleh virus tersebut.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Adisasmito mengatakan, akan memperbaiki dan menyosialisasikan standar operasional (SOP) penanganan medis untuk pasien Covid-19.

“Faktor risikonya komorbid (penyakit penyerta) dan usia lanjut,” ujar Wiku di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Dia menuturkan, sejauh ini telah melakukan testing dan tracing dengan cepat. Upaya ini dinilai bisa mendeteksi dini orang yang positif Covid-19 agar segera mendapatkan perawatan.

“Sehingga deteksi dini dan pasien bisa diisolasi mandiri atau dirawat dengan segera untuk yang bergejala sedang dan berat,” tuturnya.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah kematian akibat Covid-19 bertambah 160 orang, Selasa (22/9/2020).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Nasional
2 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Seleb
4 bulan lalu

Ariana Grande Terkena Covid-19 hingga Sejumlah Acara Dibatalkan, Begini Kondisinya

Health
4 bulan lalu

Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal