Sejak Artidjo Alkostar Pensiun, MA Dinilai Lemah Hadapi Kasus Korupsi

Riezky Maulana
Mantan hakim agung Artidjo Alkostar. (Foto: SINDOnews)

Selain itu, menurut Kurnia, ICW juga mencatat setidaknya dua putusan kontroversial MA pada 2019 ini. Yang pertama adalah kasus Syafruddin Arsyad Temenggung, yang diputus bebas oleh hakim MA dalam kasus korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Sementara, yang kedua adalah pemotongan masa hukuman Idrus Marham.

Dia mengatakan, salah satu faktor banyaknya vonis ringan yang diberikan untuk koruptor saat ini tak bisa dilepaskan dari pensiunnya hakim agung Artidjo Alkotsar. Sejak Artidjo meninggalkan MA, kekuatan lembaga peradilan itu dalam menanangani kasasi maupun peninjauan kembali (PK) kasus korupsi seakan-akan menjadi loyo.

“Jadi, melihat kondisi seperti ini menjadi mudah bagi publik untuk membangun teori sebab akibat antara pensiunnya Artidjo dengan maraknya vonis ringan dari para narapidana kasus korupsi. Menurut catatan ICW, setidaknya 7 terpidana telah diganjar vonis ringan pada tingkat Peninjauan Kembali (PK) dan 5 terdakwa divonis lebih rendah pada tingkat kasasi sejak Artidjo pensiun,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Razman Nasution Respons Kasasi Ditolak: Saya Terima Putusan MA

57 tahun lalu

Terima Suap hingga Main Judol, Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat MA

57 tahun lalu

Noel usai Dituntut 5 Tahun Penjara: Kalau Saya Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi, Hukum Mati Aja!

57 tahun lalu

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Dihukum 5 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal