Seknas Jokowi Dorong Pemerintah Gratiskan Layanan Tes PCR

Rizal Bomantama
Seknas Jokowi mendorong pemerintah menggratiskan biaya tes PCR untuk membantu masyarakat. (Foto: Antara)

Selain itu, Sereida juga menyoroti ketersediaan perlengkapan PCR di berbagai daerah. Untuk itu, katanya, Menteri Kesehatan dan jajarannya jangan hanya melihat kondisi Jakarta dan sekitarnya, tetapi perlu juga melihat persoalan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

“Apakah di sana kebutuhan PCR ini mencukupi, kalau terjadi kelangkaan dan kebutuhan akan PCR tinggi, sudah pasti harga akan melambung tinggi. Kami dapat informasi di NTT, misalnya, harga PCR itu bisa mencapai Rp900.000 sampai Rp1,7 juta. Ini rakyat sudah susah, ya jangan lagi ditambahin dengan beban seperti itu,” ujarnya.

Menurut Sereida, kalau PCR masih tetap berbiaya tinggi, maka pemberian bantuan tunai tidak efektif. Karena menurutnya bisa saja bantuan itu habis untuk melakukan PCR.

“Hal-hal seperti ini semestinya pembantu Presiden Jokowi lebih gesit dan cermat dalam melihat persoaln nyata di lapangan,” ujarnya.

Sereida juga menyarankan agar syarat PCR untuk pelaku perjalanan ditinjau kembali, karena hal itu melayani orang yang mungkin saja sehat. Sebab, tes PCR ini sangat dibutuhkan mereka yang melakukan isolasi mandiri dan pasien covid-19. 

“Nah, kalau rumah sakit dan sebagainya melayani mereka yang melakukan perjalanan, tentu akan mengganggu pelayanan kepada warga yang isoman ataupun pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Mari kita lihat betul dampak dari setiap kebijakan sehingga tidak kontraproduktif,” tutur Sereida.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

57 tahun lalu

Sidang KIP Jateng, Bonatua Silalahi Tegaskan Tak Mundur dari Sengketa Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Respons Jokowi soal Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

57 tahun lalu

Respons Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa, Jokowi Siap Buka Ijazah Asli di Pengadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal