JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegur 410 bupati dan wali kota karena realisasi untuk insentif bagi tenaga kesehatan rendah. Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegur 19 gubernur.
“(Teguran) tidak hanya yang ada di provinsi namun juga di kabupaten/kota. Untuk kabupaten/kota data kami ada 410 kepala daerah yang kami tegur. Karena tadi di cut off tanggal 14 Juli 2021, realisasi terhadap insnetif nakesnya masih di bawah 25%,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Mochamad Ardian dalam keterangannya, Senin (19/7/2021).
Ardia menegaskan bahwa teguran tersebut diharapkan jadi cambuk bagi pemda-pemda tersebut untuk mengejar realisasi terhadap insentif nakes penanganan covid-19.
“Kami sangat berharap karena ini sudah masuk bulan Juli realisasi bisa diatas lebih dari 50% atau tergantung dari dinamika yang ada di daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ardian mengatakan bahwa Kemendagri tidak hanya akan berhenti pada teguran semata. Dia mengatakan akan memantau secara harian progres percepatan realisasi insentif tersebut.