Bali Ditegur Mendagri Soal Lambat Cairkan Insentif Nakes, Ini Penjelasan Sekda

Antara
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra. (Foto: Pemprov Bali)

DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Provinsi Bali mengakui adanya teguran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) soal serapan anggaran Covid-19 untuk tenaga kesehatan (nakes). Namun Bali membantah lambat menyerap anggaran Covid-19.

"Hal yang membuat Bali dapat teguran dari surat (Mendagri) adalah disebutkan Bali belum melakukan pencairan insentif tenaga kesehatan untuk penanganan Covid-19," kata Sekda Bali, Dewa Made Indra dalam konferensi pers di Denpasar, Senin (19/7/2021).

Dewa Indra menuturkan, dari total anggaran Covid-19 di Bali sebesar Rp47,01 miliar, pemerintah provinsi telah merealisasikan pembayaran untuk nakes hingga Rp22.85 miliar. Jumlah itu mencapai 48,60 total anggaran.

Menurut Dewa Indra, dengan realisasi anggaran sebesar itu, seharusnya Bali tidak mendapat teguran dari Mendagri. Apalagi realisasi anggaran tersebut sudah dilaporkan secara tertulis kepada Menteri Keuangan dan Mendagri.

"Ini sudah saya laporkan secara tertulis kepada Menkeu dan Mendagri per 7 Juli 2021," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

9 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

12 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

14 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

14 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal