Nafar Awal, 142.000 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina

Sucipto
Ilustrasi jemaah haji di Makkah. (Foto: MPI)

Zaenal menambahkan, secara keseluruhan, proses ibadah haji mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan Mina selama tiga hari berjalan lancar. 

Hal pertama hang menjadi bahan evaluasi adalah kapasitas tenda. Menurut dia, penambahan kuota jemaah haji Indonesia mempunyai konsekuensi dengan kapasitas tenda di Mina. “Kita sudah mempersiapkan tenda, tetapi kemudian ada kuota tambahan, ini kita perlu perhatikan secara bersama-sama,” ujarnya. 

Begitu juga dengan konsumsi. Menurut Zaenal, pihaknya terus berkomunikasi dengan Masyariq atau pengelola Armuzna agar mempersiapkan lebih awal. 

“Termasuk fasilitas toilet seperti ketersediaan air. Di awal-awal masih ada kendala kemudian kita terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Masyariq alhamdulillah sudah semakin membaik,” tuturnya. 

Terkait dengan persoalan transportasi di Armuzna, Zaenal mengatakan, hal itu sudah diperhitungkan dengan matang oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Jika terlalu banyak transportasi akan membuat jalan macet sehingga perlu dipertimbangkan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

DPR Usul Rute Penerbangan Haji 2026 Lewat Afrika, Ini Kata Kemenhaj

Nasional
5 hari lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, DPR Minta Skenario Terburuk Haji dan Umrah Disiapkan

Nasional
21 hari lalu

RI Siap Ekspor Ikan Patin ke Arab Saudi untuk Konsumsi Jemaah Haji

Internasional
23 hari lalu

Ingin Umrah Ramadan, Simak Prakiraan Cuaca di Makkah di Madinah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal