JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) segera mencairkan dana Rp4,1 triliun untuk penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudlatul Athfal (RA) Tahap II Tahun Anggaran 2026. Dana tersebut menyasar puluhan ribu madrasah swasta dan RA di seluruh Indonesia.
"Dana BOS adalah instrumen strategis agar aktivitas belajar-mengajar tetap berjalan mandiri, layak, serta berkelanjutan," kata Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam keterangannya dikutip Senin (10/8/2026).
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menjelaskan total anggaran BOS Madrasah dan BOP RA tahap II mencapai Rp4,1 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp3,7 triliun dialokasikan untuk BOS Madrasah dan Rp370 miliar untuk BOP RA.
"Total alokasi Dana BOS yang sudah disiapkan Tahap II ini sebesar Rp4,1 triliun untuk tahun anggaran 2026. Jumlah ini terdiri atas Rp3,7 triliun untuk BOS Madrasah dan Rp370 miliar untuk BOP RA. Ini kita distribusikan secara khusus untuk 52 ribu madrasah swasta serta 31 ribu RA di seluruh Indonesia," ujar Amien.
Proses pengajuan hingga verifikasi pencairan dilakukan secara digital melalui portal resmi Kemenag. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Nyayu Khodijah mengingatkan RA dan madrasah penerima bantuan tahap I untuk segera menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sebagai syarat pencairan dana tahap II.