Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 akan berakhir pada 16 Oktober 2022. (Foto: Istimewa)
Raka Dwi Novianto

JAKARTA, iNews.id - Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Namun hingga kini pemerintah pusat belum membeberkan siapa sosok penjabat (Pj) pengganti Anies.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan sampai saat ini memang belum ada informasi soal itu.

"Sampai hari ini belum ada," ujar Ali do Jakarta, Senin (23/5/2021).

Ali juga belum mau membeberkan kriteria penjabat yang cocok untuk menggantikan Anies Baswedan. Dirinya pun mempersilakan Pj Gubernur DKI Jakarta menjadi wacana di lingkup DPRD.

"Kalau itu wacana sedang berkembang di DPRD monggo saja, tapi dari Istana dan Bapak Presiden Joko Widodo belum ada update informasi terbaru tentang ini," kata Ali.

Diberitakan sebelumnya, tiga nama pengganti Anies sudah mencuat. Mereka yakni Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekda DKI Marullah Matali, dan Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan Juri Ardiantoro. 

Nama-nama tersebut dibeberkan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani. Menurut Zita, ketiga orang tersebut memiliki latar belakang yang baik dan memiliki kans yang sama-sama kuat untuk menjabat Pj Gubernur DKI Jakarta.

"Kalau melihat dari tiga nama yang diusulkan, semuanya bagus. Pak Heru Budi bagus, pernah jadi eksekutif ibu kota tentu paham psikologis Jakarta. Pak Marullah bagus, sekda saat ini. Begitu pun dengan Pak Juri Ardiantoro, bagus, banyak pengalaman dalam memimpin," ujar putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) tersebut.


Editor : Rizal Bomantama

BERITA TERKAIT