Sindir Gerindra Minta Jatah Ketua MPR, TKN: Kalau Kalah Mestinya Jadi Oposisi

Abdul Rochim
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding. (Foto: iNews.id/dok).

Rekonsiliasi merupakan keinginan bersama untuk menjaga persatuan bangsa dan serta-merta berarti power sharing. Andaikan mencakup bagi-bagi kekuasaan, hal itu akan dibahas di Koalisi Indonesia Kerja.

"Kita belum tahu seperti apa sikap masing-masing partai. Karena belum pernah bertemu, di antara mereka juga banyak yang merasa memiliki kans dan potensi untuk jadi Ketua MPR," ujarnya.

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR, Sodik Mudjahid, sebelumnya mengatakan, inti dari rekonsiliasi setelah pilpres yakni memperkokoh kembali semangat kebersamaan demi kepentingan yang lebih besar yakni kesatuan dan persatuan bangsa.

Kalau pun semangat rekonsiliasi antara Jokowi-Prabowo bisa dilanjutkan dengan pembahasan hal-hal bersifat strategis, seperti pembagian jabatan strategis yang proporsional, dia mengusulkan agar rekonsiliasi itu bisa diwujudkan dengan pembagian kursi pimpinan MPR.

"Dengan semangat tersebut, maka komposisi terbaik adalah Ketua MPR dari Gerindra, Ketua DPR dari PDIP, Presiden Joko Widodo,” tuturnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
8 jam lalu

Gerindra Respons Budi Arie soal Percepatan Pemilu 2029: Kami Tak Terpengaruh!

7 hari lalu

Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran saat HUT RI, Gerindra Ungkap Maknanya

12 hari lalu

Ahmad Muzani Baca Pantun di Sidang Tahunan MPR: Mari Bersatu, Jangan Saling Menghujat

12 hari lalu

Sidang Tahunan MPR, Ahmad Muzani Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Memecah Belah Kebangsaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal