Sistem Rujukan RS Berjenjang Persulit Pasien, Menkes: Keburu Wafat Nanti

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi rumah sakit (foto: Freepik)

“Harusnya dengan demikian, BPJS nggak usah keluar uang tiga kali, dia keluarnya sekali saja, plek, langsung dinaikin ke yang paling atas,” ujarnya.

Budi menilai, sistem berjenjang yang berlaku selama ini sering memperlambat penanganan pasien hingga berisiko fatal.

“Dari BPJS itu biayanya lebih murah, dari masyarakat juga lebih senang dia, nggak usah dia rujuknya tiga kali lipat, keburu wafat nanti dia kan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menjelaskan, sistem baru ini akan memastikan pasien dirujuk langsung ke fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan medisnya.

“Maka ke depan kami akan melakukan perubahan perbaikan rujukan menjadi rujukan berbasis kompetensi, di mana di sini pasien akan dirujuk sesuai dengan kebutuhannya. Jadi tidak harus berjenjang,” kata Azhar.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

2 hari lalu

Menkes Sebut Pasta Gigi 225 Gram Bisa Dipakai 1,5 Tahun, Gimana Caranya?

6 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

11 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal