Sistem Rujukan RS Berjenjang Persulit Pasien, Menkes: Keburu Wafat Nanti

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi rumah sakit (foto: Freepik)

“Harusnya dengan demikian, BPJS nggak usah keluar uang tiga kali, dia keluarnya sekali saja, plek, langsung dinaikin ke yang paling atas,” ujarnya.

Budi menilai, sistem berjenjang yang berlaku selama ini sering memperlambat penanganan pasien hingga berisiko fatal.

“Dari BPJS itu biayanya lebih murah, dari masyarakat juga lebih senang dia, nggak usah dia rujuknya tiga kali lipat, keburu wafat nanti dia kan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menjelaskan, sistem baru ini akan memastikan pasien dirujuk langsung ke fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan medisnya.

“Maka ke depan kami akan melakukan perubahan perbaikan rujukan menjadi rujukan berbasis kompetensi, di mana di sini pasien akan dirujuk sesuai dengan kebutuhannya. Jadi tidak harus berjenjang,” kata Azhar.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
13 jam lalu

KKI Sentil Direktur RS Imbas Kasus Dokter dan Nakes Bully Pasien BPJS: Jangan Lepas Tangan!

13 jam lalu

Daftar 10 RS Tempat Dokter dan Nakes yang Komentar Sadis ke Pasien BPJS Berhasil Teridentifikasi!

2 hari lalu

Menkes Merasa Gagal usai Pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan Meninggal Dunia

2 hari lalu

Kemenkes Kecam Nakes Ramai-Ramai Bully Pasien BPJS: Harus Bijak Bermedsos!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal