JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) hanya mengusut pihak sipil yang terlibat dalam perkara dugaan korupsi pengadaan slot satelit 123 derajat Bujur Timur di Kementerian Pertahanan (Kemhan) periode 2015-2020. Pihak militer yang terlibat akan diserahkan kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.
Hal itu ditegaskan langsung oleh Jaksa Agung, ST Burhanuddin.
"Kami melakukan penyidikan hanya terhadap yang tersangkanya adalah sipil, tidak pada militer," kata Jaksa Agung di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (19/1/2022).
Jika nantinya ada keterlibatan militer, Kejagung akan membangun koordinasi dengan Puspom TNI. Kejagung baru terlibat dalam proses penuntutan unsur militer melalui perkara koneksitas di Jaksa Agung Muda Pidana Militer.