Soal Kerusakan Hutan, Anggota DPR Nilai Menhut Raja Juli Kebagian Cuci Piring

Achmad Al Fiqri
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo menyoroti Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni terkait kerusakan hutan yang belakangan ini dianggap sebagai salah satu penyebab banjir dan longsor di pulau Sumatera. Menurut Firman, Raja Juli hanya kebagian 'cuci piring'.

Sebab, kata Firman, persoalan kerusakan hutan di Indonesia bukanlah masalah yang muncul dalam satu atau dua tahun terakhir. Kerusakan hutan, kata politisi Partai Golkar tersebut, terjadi karena akumulasi dari kebijakan dan praktik buruk yang berlangsung sejak era sebelumnya.

"Pak Menteri (Raja Juli Antoni) ini cuci piring, makanya saya bela. Makanya waktu diminta (Muhaimin Iskandar) tobat nasuha, saya bela. Karena kejadian perusakan hutan ini, bukan satu tahun atau dua tahun. Setelah reformasi, hutan kita hancur,” kata Firman saat rapat kerja Komisi IV DPR bersama Menhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Firman mengingatkan, kerusakan ekologis terjadi jauh sebelum menteri yang menjabat saat ini mengemban tugasnya.

Firman juga menyoroti kebijakan reforma agraria yang menurutnya turut berkontribusi terhadap kerusakan kawasan hutan dan memperburuk risiko bencana.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Menhut Moratorium Penebangan dan Pengangkutan Kayu Imbas Banjir dan Longsor Sumatra

Nasional
13 hari lalu

Kejagung Tegaskan Tak Geledah Kantor Kemenhut, Lalu Apa?

Nasional
13 hari lalu

Kemenhut Klaim Tak Digeledah Kejagung, Sebut Hanya Pencocokan Data

Nasional
13 hari lalu

Kejagung Geledah Kemenhut, Diduga terkait Kasus Korupsi yang Disetop KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal