Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hamish Daud Rayakan Ultah ke-46 dengan Umrah di Bulan Suci Ramadhan
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! BPOM Temukan Ribuan Pangan Ilegal dan Berbahaya pada Ramadan 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:22:00 WIB
Waspada! BPOM Temukan Ribuan Pangan Ilegal dan Berbahaya pada Ramadan 2026
BPOM) menemukan ribuan produk pangan ilegal dan berbahaya selama pengawasan intensif Ramadan 2026. (Foto: BPOM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan ribuan produk pangan ilegal dan berbahaya selama pengawasan intensif Ramadan 2026. Temuan tersebut muncul dari inspeksi yang dilakukan di berbagai daerah menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala BPOM Taruna Ikrar memimpin langsung inspeksi pangan di salah satu pasar takjil di wilayah Panakkukang, Makassar, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari intensifikasi pengawasan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah untuk melindungi masyarakat dari peredaran produk yang berisiko bagi kesehatan.

Taruna memaparkan, pengawasan tahun ini direncanakan berlangsung dalam lima tahap sejak awal Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Dari hasil sementara hingga tahap II, BPOM menemukan peningkatan jumlah sarana yang diperiksa dibandingkan tahun sebelumnya.

“Berdasarkan data pelaksanaan inwas hingga tahap II [per 26 Februari 2026], terdapat peningkatan signifikan pada jumlah sarana yang diperiksa, yakni naik 23% dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Taruna Ikrar dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 32.608 pieces produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan (TMK). Jumlah ini meningkat 44 persen dibandingkan temuan pada periode yang sama tahun lalu.

Mayoritas produk yang ditemukan merupakan pangan tanpa izin edar (TIE) sebanyak 18.420 pieces atau 57 persen. Selain itu terdapat 11.486 pieces produk kedaluwarsa (35 persen) dan 2.702 pieces produk rusak (8 persen).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut