Soroti Bansos Tak Tepat Sasaran, Dewan Jateng: Masalahnya pada Data Kemiskinan yang Tidak Valid

Angga Rosa
Program bantuan sosial oleh pemerintah disinyalir banyak tidak tepat sasaran karena adanya data masyarakat yang tidak valid. (Foto: Dok DPRD Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Program pemerintah berupa bantuan sosial (bansos) merupakan bagian dari usaha menyejahterakan masyarakat. Hanya saja, pemberian bansos yang bertujuan untuk memenuhi dan menjamin kebutuhan dasar, serta meningkatkan taraf hidup penerimanya, disinyalir banyak yang tidak tepat sasaran.

“Problem utamanya memang karena sampai saat ini data kemiskinan yang dimiliki pemerintah tidak valid 100 persen. Padahal kita memiliki BPS, kita memiliki Biro Kesra, bahkan kemudian pemerintah membentuk desk penanganan kemiskinan. Namun data yang digunakan tetap saja tidak valid,” ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sukirman.

Pihaknya menjelaskan, dua tahun terakhir saat pandemi Covid-19, pemerintah menyalurkan berbagai macam bansos ke berbagai elemen masyarakat. Bansos tidak hanya diberikan oleh pemerintah pusat, namun juga oleh pemerintah provinsi, kabupaten atau kota, dan bahkan oleh pemerintah desa.

Namun, dalam prakteknya banyak sekali salah sasaran, karena misalnya ada warga yang cenderung mampu bisa mendapatkan bansos, namun yang tidak mampu justru tidak masuk data.

“Ini jadi perhatian penting bagi kita semua dan menurut kami, sumber masalahnya ada pada data yang tidak Valid. Pengawalan bersama oleh berbagai elemen masyarakat harus supaya bisa tepat sasaran,” katanya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
18 jam lalu

Pengusaha Usul ke Pemerintah Tambah Bansos hingga Diskon Tarif Listrik untuk Kerek Daya Beli

22 jam lalu

Pemerintah Berencana Salurkan Bansos BPNT dan PKH lewat Kopdes Merah Putih

3 hari lalu

Hore! Bansos PKH dan Sembako Triwulan III 2026 Cair Mulai 20 Juli

20 hari lalu

MNC University dan MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras ke Warga Kebon Sirih, Wujud Kepedulian Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal