Sosok Pierre Tendean, Pahlawan Revolusi Korban G30S PKI yang Berdarah Prancis

Puti Aini Yasmin
Cover Buku 'Jejak Sang Ajudan' Pierre Tendean (screencapture)

Pada tahun 1945, Pierre Tendean pertama kali merasakan bangku sekolah. Ia menempuh pendidikannya di Sekolah Rakyat Buton di Magelang. 

Setelah menamatkan bangku SMP, Pierre Tendean mulai menempuh pendidikan sekolah menengah atas di SMA Bagian B jurusan Ilmu Pasti (Sekarang SMAN 1 Semarang). Berkat hal itu, ia mendapatkan hadiah motor Ducatti dari sang ayah.

Menjelang berakhirnya masa sekolah SMA, ia membulatkan tekad menjadi seorang perwira. Ia pun berhasil menyelesaikan sekolah di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD).

Melansir buku 'Jejak Sang Ajudan' terbitan Leutikaprio, kemampuannya sebagai lulusan ATEKAD sangat diandalkan. Bahkan, ia pernah ditugaskan menjadi intelijen untuk menyusup ke wilayah Malaysia pada 1963.

Saat itu, Indonesia tengah bersitegang dengan Malaysia dan menggelar operasi Dwikora. Pada April 1965, Pierre Tendean dipercaya menjadi ajudan Jenderal AH Nasution yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Pertahanan Keamanan.

Apakah Pierre Tendean Termasuk Pahlawan?

Makam Pierre Tendean berada di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Ia merupakan salah satu pahlawan revolusi berdasarkan ketetapan Keppres Nomor 111/KOTI/1965.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
16 hari lalu

Momen Prabowo Berdoa di Sumur Lubang Buaya, Diiringi Lagu Gugur Bunga

16 hari lalu

Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Ajak Kenang Jasa Para Pahlawan

2 bulan lalu

HUT ke-81 RI, Prabowo Mengheningkan Cipta Doakan Pahlawan dan Korban Bencana Sumatera-NTT

3 bulan lalu

Prabowo Ungkap Peran Besar Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya, Terima Kasih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal