Sosok Sultan Abdul Mufakhir dari Banten yang Disebut Lord Rangga sebagai Uncle SAM

Tim iNews.id
Mantan petinggi Sunda Empire Rangga Sasana tampil di Podcast Deddy Corbuzier dan membuat heboh netizen, Rabu (19/5/2021). (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana membuat pernyataan heboh mengenai kemerdekaan Amerika Serikat. Negara yang disebut Paman SAM itu bisa merdeka karena Sultan Abdul Mufakhir dari Banten

"Amerika, mandatnya dari mana? Dari Sultan Abdul Mufakir pada saat itu. Dari Ki Ageng Tirtayasa kemudian diteruskan ke Sultan Abdul Mufakir memerdekakan lah pada saat itu Amerika," kata pria disapa Lord Rangga saat menjadi bintang tamu di Podcast youtube Deddy Corbuzier dikutip, Kamis (20/5/2021). 

Bahkan Rangga mengatakan singkatan US bukan United State namun melainkan Uncle SAM. Dimana singkatan SAM dari Sultan Abdul Mufakhir

"Bukan (United States), (US) itu Uncle Sam. Uncle SAM SAM-nya Sultan Abdul Mufakhir, Banten itu. Jadi Amerika itu negeri yang dimerdekakan oleh Banten itu," kata dia.

Lalu siapa sosok Sultan Abdul Mufakhir?

Menurut penelusuran, setelah Maulana Muhammad meninggal, Banten mengalami masa deklinasi ketika konflik dan perang saudara mewarnai keluarga kerajaan. Khususnya selama masa perwalian Abdul Mufakhir Mahmud Abdul Kadir yang baru berusia lima bulan ketika ayahandanya wafat.

Puncak perang saudara bermuara pada peristiwa Pailir, dan setelahnya Banten mulai kembali menata diri. Dengan berakhirnya masa perwalian Sultan Muda pada bulan Januari 1624, maka Sultan Abdul Mufakir Mahmud Abdul Kadir diangkat sebagai Sultan Banten tanggal 23 juni 1596.

Saat memegang tahta Kesultanan Banten, dia berhasil menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara lain, terutama dengan negara-negara Islam. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Trump Bantah Akan Bayar Ganti Rugi Perang ke Iran: Hoaks!

57 tahun lalu

Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal