JAKARTA, iNews.id - Badan GeologiKementerian ESDM menurunkan status aktivitas vulkanikGunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada). Keputusan ini diambil setelah aktivitas visual dan kegempaan gunung tersebut menurun.
"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 15 Oktober 2026, maka tingkat aktivitas Gunungapi Sinabung diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) terhitung mulai tanggal 17 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB," tulis keterangan Badan Geologi, dikutip Sabtu (17/10/2026).
Badan Geologi mencatat, aktivitas embusan di puncak Gunung Sinabung menurun cukup signifikan. Hal itu terlihat dari intensitas asap yang semakin menipis dan warnanya yang berubah menjadi lebih terang.
"Terjadi penurunan jumlah Gempa Vulkanik Dalam dan gempa tektonik yang sumbernya di sekitar G. Sinabung, sehingga potensi terjadinya letusan juga menurun," jelasnya.
Berdasarkan pengamatan instrumental terhadap aktivitas kegempaan selama periode 8-15 Oktober 2026, tercatat empat kali gempa embusan, dua kali gempa low frequency, dan lima kali gempa hybrid/fase banyak.