JAKARTA, iNews.id - Pemerintah dan DPR menyepakati penurunan alokasi subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, termasuk subsidi LPG tabung 3 kilogram (kg). Pemerintah menyiapkan sejumlah alternatif energi seperti compressed natural gas (CNG) dan kompor listrik.
Berdasarkan hasil pembahasan Panitia Kerja (Panja) anggaran subsidi energi DPR RI, subsidi BBM dan LPG 3 kg pada 2027 disepakati sebesar Rp131,39 triliun. Angka tersebut turun Rp11,44 triliun dibandingkan usulan pemerintah sebesar Rp142,84 triliun.
Penurunan tersebut salah satunya dipengaruhi volume LPG 3 kg yang dialokasikan untuk 2027. Pemerintah dan DPR menyepakati volume LPG 3 kg sebesar 8 juta metrik ton (MT), lebih rendah dari usulan pemerintah sebesar 8,945 juta MT.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan, penurunan volume LPG 3 kg dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, mempertimbangkan pasokan dalam negeri, serta menjaga stabilitas harga.
Meski volume LPG 3 kg dikurangi, pemerintah menyiapkan sejumlah alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan CNG ukuran 3 kg.