Suhu Panas akibat Fenomena Equinox Hari Ini, Ini Penjelasan BMKG

Binti Mufarida
Suhu terasa sangat terik karena penyinaran matahari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan oleh awan di atmosfer.  (Foto: Ilustrasi/Ist)

Saat fenomena equinox berlangsung, matahari dengan bumi memiliki jarak paling dekat, konsekuensinya wilayah tropis sekitar ekuator akan mendapatkan penyinaran matahari maksimum. Namun begitu, fenomena ini tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis maupun ekstrem.

Ardhasena mengatakan saat ini sebagian wilayah khususnya Pulau Jawa masih berada di periode musim kemarau dengan kondisi cuaca umumnya cerah dan tingkat pertumbuhan awan pada siang hari sangat minim. 

Kondisi ini menyebabkan suhu di siang hari terasa sangat terik karena penyinaran matahari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan oleh awan di atmosfer. 

“Suhu di Pulau Jawa umumnya mencapai nilai tertinggi pada bulan Oktober, yaitu ketika posisi semu matahari berada di atas Pulau Jawa,” pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 jam lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpantau hingga 1,8 Km, Menyebar ke Arah Barat

22 jam lalu

Gempa M5,1 Guncang Tenggara Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Hujan Lebat Masih Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah meski El Nino Sangat Kuat

1 hari lalu

BMKG Ungkap El Nino Masih Sangat Kuat, Mayoritas Wilayah Indonesia Minim Hujan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal