Sebagai alternatif, KAI akan mengandalkan pemenuhan kebutuhan kereta baru dari industri dalam negeri. Salah satu pihak yang akan dilibatkan yakni PT Industri Kereta Api (INKA).
"Salah satunya nanti sebagian ke INKA. Wajib mendukung industri dalam negeri," tuturnya.
Meski demikian, Bobby membuka peluang kerja sama antara PT INKA dan produsen kereta dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan pihak asing tetap harus melibatkan industri nasional.
"Luar negeri harus kerja sama sama dalam negeri," ucap Bobby.
Bobby mengungkapkan, KAI membutuhkan total 23 trainset baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak delapan trainset menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.
"Kita akan percepat 2-3 tahun. 23 train set baru," tuturnya.