Temuan Struktur Bangunan Kuno di Malang Diduga Permukiman Era Mpu Sindok di Kaki Gunung Kawi

Avirista Midaada
Temuan struktur bangunan kuno diduga peninggalan Mpu Sindok era Kerajaan Mataram mengejutkan warga Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada).

"Luasannya sekitar 200 - 300 meteran, kalau digali bisa melebar ini. Di sini kami teman-teman PPBI dan warga sama pak Kasun itu sering nemu batu bata kuno," ucap Budi Kariono.

Dia berharap temuan itu bisa ditindaklanjuti dengan penggalian atau ekskavasi. Proses ekskavasi ini juga akan membuktikan darimana asal usul struktur bangunan yang diduga merupakan peninggalan Mpu Sindok era Kerajaan Mataram era Jawa Timur.

"Kalau kami dan warga berharapnya dibuka saja, biar tahu dan jadi referensi sejarah penelitian, ini dari era mana, apa benar dari era Mpu Sindok atau lebih tua," ucapnya

Sementara itu, Muzakir Dwi Cahyono Sejarawan Malang menuturkan,  dugaan terkuat area ini merupakan permukiman dengan luasan yang menyebar. Dalam Prasasti Wurandungan dan Ukirnegara, disebutkan adanya permukiman kuno dengan pasarnya di sisi utara.

"Jadi permukiman yang lama ya, dan di dalam permukiman ini ada masyarakat yang punya religiusitas tinggi, jadi bisa areanya meluas," ucap Dwi Cahyono.

Dia menyampaikan, temuan situs ini menjadi penting demi mengonstruksi sejarah dari beberapa situs lainnya yang sudah ditemukan seperti Situs Srigading di Lawang dan Situs Langlang di Singosari, yang sama-sama teridentifikasi dari era Mpu Sindok Kerajaan Mataram.

"Kami berharap Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Malang, khususnya Balai Pelestarian Kebudayaan BPK 11 untuk menindaklanjuti temuan ini, sehingga kita bisa melakukan penanganan secara tepat, sebab temuan merupakan penting," katanya.

Diberitakan sebelumnya, warga dihebohkan dengan penemuan struktur bangunan diduga candi. Batu bata itu ditemukan dalam gundukan tanah yang digali sedalam kurang lebih satu meter, dengan diameter lebar 2,5 meter.

Tampak batu bata itu ditemukan dalam ukuran yang besar - besar, dengan 10 x 20 sentimeter, dengan ketebalan 10 - 12 sentimeter. Sementara di sekitar area penggalian juga ditemukan sejumlah batu bata berserakan dengan ukuran besar.

Bahkan dari bebatuan itu ada batu andesit dengan terdapat seperti tulisan yang diukir menyerupai huruf Jawa kuno. Beberapa temuan di antaranya gerabah hingga pecahan batu bata lain juga ditemukan warga sekitar di sekitar kawasan dengan radius 500 meter.

Lokasinya berada di sekitar perkebunan jeruk Dusun Bendungan, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, yang juga dinamakan warga sebagai Situs Balekambang.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Jatim
5 tahun lalu

Warga Tengger Gunung Bromo Temukan Situs Purbakala Diduga Sisa Kerajaan Singosari

Seleb
9 hari lalu

Raffi Ahmad Salut Sport Tourism Jadi Tren Baru di Kalangan Anak Muda

Destinasi
9 hari lalu

Sport Tourism Half Marathon Perdana di Malang 26 April 2026, Kemenpar Beri Lampu Hijau!

Nasional
2 bulan lalu

Presiden Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Menko AHY: Siapkan SDM Unggul menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal