Dia menjelaskan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I ini disusun sebelum dirinya menjabat sebagai menteri. Namun dirinya menegaskan hal tersebut tetap menjadi tanggung jawab dirinya selaku Mendikbud.
"Pertama kesempatan untuk bisa meluruskan isu ini walaupun disusun dan dirancang sebelum saya menjadi menteri. Tapi tetap saja sebagai menteri sekarang itu menjadi tanggung jawab saya untuk mengoreksi," ujarnya.
Terakhir Nadiem menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kekisruhan tersebut.
"Jadi ini segera kami koreksi dan kami mohon maaf dengan segala ketidaknyamananya. Ini pun isu yang mengagetkan kami di Kemendikbud, tapi seperti biasanya kami akan selalu siap bergerak cepat dan menangani untuk mengoreksi yang mungkin belum sempurna pada saat ini," katanya.