Temui Purbaya, AHY Bahas Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh  

Anggie Ariesta
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas utang proyek Whoosh dengan Menkeu Purbaya pada Selasa (20/1/2026). (Foto: ist)

AHY menyadari bahwa beban pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas tidak bisa sepenuhnya bertumpu pada kas negara (APBN). Oleh karena itu, ia mendorong optimalisasi Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta penarikan investasi asing.

Selain proyek komersial, AHY juga menyoroti urgensi anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sarana air bersih menjadi prioritas utama untuk segera dipulihkan melalui koordinasi lintas kementerian.

"Kami juga akan mendiskusikan penanganan bencana alam di Sumatera. Kita tahu bahwa satgas sudah terbentuk. Dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ini, peran infrastruktur menjadi dominan," tambahnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
14 jam lalu

Waskita Karya Belum Bisa Garap Proyek Tol, Danantara Minta Restrukturisasi Tuntas Dulu

3 hari lalu

BGN Masih Punya Utang Rp1,6 Triliun, Wakil Kepala Janji Lunasi Tahun Ini

4 hari lalu

Purbaya Ungkap Cara Bereskan Utang Whoosh, Pastikan Tak Pakai APBN

5 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 444,4 Miliar Dolar AS per Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal