Terkuak! Fadia Arafiq Ancam Pecat Pegawai Outsourcing jika Tak Mendukungnya di Pilkada

Nur Khabibi
Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq saat digiring petugas KPK (dok. IMG)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap akal bulus Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq untuk memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, Fadia mengancam memecat pegawai outsourcing di perusahaan keluarganya jika tidak mendukungnya di Pilkada 2024. 

Hal itu berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi dalam proses penydikan penyidikan. 

"Didapati informasi dan keterangan adanya dugaan bahwa para staf outsourcing ini jika tidak mendukung FAR dalam kontestasi pilkada, akan diberhentikan atau diganti oleh personel lainnya," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (29/5/2026). 

"Artinya memang di sini ada dugaan mobilisasi atau pengerahan staf-staf outsourcing ini dalam pilkada di Pekalongan," sambungnya. 

Diketahui, Fadia dijerat dengan pasal konflik kepentingan. Dia diduga mengondisikan perusahaan keluarganya untuk memenangkan pengadaan jasa outsourcing di sejumlah dinas pada Pemkab Pekalongan. 

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

KPK Kembali Panggil Dedi Congor, Usut Dugaan Korupsi di Bea Cukai

3 hari lalu

Usut Gratifikasi, KPK Panggil Sopir Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono

3 hari lalu

KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Hadiri Pemeriksaan: Pejabat Publik Harusnya Jadi Teladan

3 hari lalu

Ketua KPK Soroti Nusron Wahid Absen dari Pemeriksaan: Kurang Bisa Atur Waktu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal