Terungkap, Ini Penyebab Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh di Kepulauan Seribu

irfan Maulana
KNKT akhirnya membuka hasil investigasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021. (Foto: SINDOnews)

Nurcahyo menjelaskan pada saat pesawat berbelok ke kanan dan kemudi miring ke kanan dapat membuat pilot berasumsi pesawat berbelok ke kanan sesuai yang diinginkan. Kondisi tersebut merupakan konfirmasi bias yaitu kondisi di mana seseorang mempercayai informasi yang mendukung opini atau asumsinya. 

Complacency terhadap sistem otomatisasi dan konfirmasi bias kemungkinan telah menyebabkan dikuranginya monitor pada instrumen dan keadaan lain yang terjadi. 

"Pada saat kemudi miring ke kanan, sementara itu pesawat berubah menjadi miring dan berbelok ke kiri. Lalu disusul peringatan kemiringan yang berlebih (bank angle warning). Selanjutnya A/P menjadi non aktif (disengaged) dan kemudi dimiringkan ke kiri. Kurangnya monitonng pada instrumen," katanya.

Kata dia, kemudi yang miring ke kanan mungkin telah menimbulkan asumsi pesawat miring ke kanan. Hal itu menyebabkan tindakan pemulihan tidak sesuai.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
21 hari lalu

Waspada! BPBD Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Jakarta dan Kepulauan Seribu hingga 28 Februari

Seleb
27 hari lalu

Kondisi Terkini Boiyen usai Gugat Cerai Rully Anggi Akbar, Healing Bareng Anwar BAB!

Megapolitan
2 bulan lalu

Kapal Bocor di Perairan Kepulauan Seribu, Seluruh Penumpang Berhasil Diselamatkan

Megapolitan
2 bulan lalu

Cuaca Buruk, Operasional Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal