Terungkap, Ini Perbedaan Penyebab Banjir Longsor di Pulau Jawa dan Kalimantan

Binti Mufarida
BNPB mengungkapkan perbedaan penyebab bencana banjir hingga longsor di Pulau Jawa dan Kalimantan.  (Antara)

Kemudian, kata dia, apakah sampah sedimentasi dan lain-lainnya akan mengurangi optimalisasi dari sungai dalam menampung air.

Sementara itu, Aam mengatakan untuk di wilayah Kalimantan maupun Sumatera alih fungsi lahan lebih banyak digunakan untuk pembukaan lahan seperti hutan menjadi kebun, hutan ke tambang. Sehingga, ini akan mengurangi daya dukung lingkungan khususnya daerah aliran sungai (DAS) untuk menampung air.

“Tapi kalau misalkan di daerah Sumatera atau Kalimantan ini lebih banyak kepada alih fungsi lahan secara masif baik itu apakah dari hutan ke kebun, dari hutan ke tambang, dari hutan ke yang lain," kata dia.

Hal ini, katanya, yang kemudian secara otomatis akan mengurangi daya dukung dan daya tampung lingkungan khususnya dalam satu DAS dalam menampung air.

“Ini mengakibatkan biasanya banjir di kawasan Kalimantan dan Sumatera pada umumnya berbeda dengan Jawa, Jawa itu urbanisasi karakteristiknya sedangkan Kalimantan dan Sumatera lebih banyak pada alih fungsi lahan,” katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
Buletin
3 hari lalu

Detik-Detik Pemotor Terseret Banjir di Kawasan Industri Candi Ngaliyan Semarang

Nasional
7 hari lalu

BNPB: Banjir Dominasi Bencana 21–22 Februari, Ratusan Warga Terdampak

Megapolitan
10 hari lalu

Banjir Jakarta Belum Surut, 80 RT Masih Terendam Air

Megapolitan
10 hari lalu

Setahun Pimpin Jakarta, Pramono Akui Macet hingga Banjir Masih Jadi PR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal