Kepala Kampung Tabbeyan, Nicolas Gaya, menyambut baik kegiatan tersebut. Dia menyatakan komitmennya untuk meneruskan materi edukasi dan pelatihan kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kami dan kader kampung akan melanjutkan manfaat dari pelatihan ini dan akan meneruskannya kepada masyarakat yang lebih luas”, ujar Nicolas.
Melalui situs tersebut, warga dapat memeriksa stok obat, mencari lokasi fasilitas kesehatan terdekat, membaca panduan pencegahan penyakit, serta menyampaikan keluhan melalui fitur pengaduan. Sosialisasi platform diikuti kader kesehatan, anggota pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK), karang taruna, serta tenaga medis dari Kampung Purnawajati dan Kampung Tabbeyan.
Bidan Sinta, salah satu tenaga kesehatan setempat, menilai platform tersebut membantu warga menghemat waktu dan tenaga saat mencari obat. Warga juga dapat mencari alternatif apotek lain apabila obat yang dibutuhkan tidak tersedia di Pustu.
"Jika obat di Pustu kosong, warga bisa langsung mencari alternatifnya di apotek lain. Ini sangat memudahkan," kata Sinta.