Tim Peneliti Klaim Vaksin Nusantara Bisa Digunakan Jadi Booster

Riezky Maulana
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Ilustrasi/ist)

Jika dilihat lagi laporan terbaru, ternyata antibodi yang dihasilkan pascavaksinasi termasuk yang menggunakan platform mRNA bikinan Pfizer juga setelah 7 bulan ternyata kadar antibodi spike-nya tak terdeteksi. Karena memang mekanisme kerjanya berbeda," katanya.

Dia memastikan, tim peneliti nantinya akan melibatkan masyarakat dan memilih dengan teliti kelompok mana yang dapat menjadi relawan. Namun, dia belum bisa memastikan kelompok mana yang bisa menjadi relawan.

"Peneliti sedang menyusun protokol dan nanti akan melakukan pengumuman terbuka sehingga masyarakat bisa mendapatkan akses," katanya.

Daniel menjelaskan, pengembangan vaksin yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto ini telah sejalan dengan kaidan ilmiah yang berlaku dan sesuai dengan arahan yang dikeluarkan Badan Pengawasa Obat dan Makanan (BPOM).

"Sekali lagi, saya atas nama tim peneliti kita akan patuh ya pada kaidah ilmiah. Itulah sesuai dengan arahan dari BPOM," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Dokter Tifa Luruskan soal Hijrah dari Isu Ijazah Jokowi: Tugas Saya sebagai Peneliti Sudah Selesai

2 bulan lalu

Prabowo Kumpulkan 150 Peneliti BRIN di Istana, Ratusan Inovasi Dipamerkan

2 bulan lalu

Prabowo Kumpulkan Para Peneliti BRIN di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

2 bulan lalu

"Kalau Berani Laporkan Saja Bonatua?" Jawaban Saya sebagai Peneliti, Bukan sebagai Politisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal