Timnas AMIN: 1.000 Pengacara Siap Bantu Gugatan Sengketa Pilpres di MK

Muhammad Refi Sandi
Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Iwan Tarigan mengatakan, 1.000 pengacara siap membantu gugatan sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua Tim Hukum Nasional (THN) AMIN, Ari Yusuf Amir yang akan memimpin gugatan sengketa hasil Pilpres tersebut.

"Pengacara dari Tim Hukum AMIN ada 1.000 orang yang akan support (mendukung gugatan) di MK," kata Iwan saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2024).

"Ketua Tim Hukum Nasional AMIN Ari Yusuf Amir untuk memimpin gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi dan dibantu oleh Ketua Dewan Pakar AMIN Hamdan Zoelva, anggota Dewan Pakar AMIN Refly Harun," tambahnya.

Iwan mengatakan, Tim Hukum Nasional telah memiliki data dan bukti yang lengkap untuk menggugat sejumlah kecurangan pemilu ke MK.

"Kami sudah memiliki data dan bukti yang lengkap untuk menggugat berbagai kecurangan pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Mulai dari proses lelang sistem informasi KPU sampai menjadi sistem informasi digunakan saat ini (Sirekap)," ujar Iwan.

Sebelumnya, Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD mengatakan, sudah banyak tokoh pengacara yang digandeng untuk mengawal gugatan ke MK.

“Banyak itu (pengacara), sudah daftar dari berbagai daerah, dari berbagai profesi pengacara,” kata Mahfud, Kamis (14/3/2024).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Curhat Dosen ASN di Sidang MK, Gaji Minim hingga Rela Jualan di CFD

57 tahun lalu

5 Mahasiswa Gugat 2 Pasal UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat

57 tahun lalu

Serikat Pekerja-Partai Buruh Desak DPR Bentuk UU Ketenagakerjaan Baru, Tindak Lanjut Putusan MK

57 tahun lalu

Lulusan Doktor Australia Curhat Gaji Pokok Dosen Unair Cuma Rp2,6 Juta Terungkap di Sidang MK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal