"Masing-masing paslon kan punya visi misi, visi misi ini ditawarkan kepada masyarakat, diuji aja visi misinya itu, jadi ujinya uji visi misi, bebas aja sih selama dia tidak menyerang personal. Tapi kalau program justru kan ini yang harus dibedah, diyakinkan kepada masyarakat," ujarnya.
Bestari menilai, jika KPU membatasi jalannya debat nanti, maka dipastikan jalannya acara tidak akan menarik.
"Kalau capres-cawapres ga bisa didalami, dibatas batasi, menurut saya itu tidak menarik. Artinya programnya yang diuji," ungkapnya.
"Kalau yang kayak begitu gak boleh, nanti bicara rekam jejak ke belakang juga gak boleh, yang baik dan buruk jangan dibicarakan lantas mau bicara apa ini?" katanya.