Tips Cegah Kasus di Program MBG, dari Pemilihan Bahan sampai Makanan Siap Disantap

Agustina Wulandari
Dapur MBG. (Foto: dok Kantor Komunikasi Kepresidenan)

“Jika tidak dipisah, bisa terjadi kontaminasi silang. Berpotensi menimbulkan bakteri Salmonella,” ujar Yudha.

Pada proses pengolahan, bahan makanan dimasak dengan kematangan sempurna agar bakteri-bakteri alami yang terkandung dapat mati melalui pemasakan.  

“Kita juga pastikan adanya proses pendinginan sebelum dikemas. Tujuannya agar ketika nanti ditutup, tidak timbul keringat yang bisa menyebabkan bau dan mempercepat makanan basi,” ucap Yudha. 

Hal penting lainnya, menurutnya, adalah memastikan petugas melaksanakan standar operasional prosuder (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) maupun Kementerian Kesehatan. 

“Kita juga mengikutsertakan petugas dalam pelatihan penjamah makanan dari Dinas Kesehatan. Jadi dipastikan seluruh pegawai sudah punya sertifikat penjamah makanan,” ujarnya.  

Dengan sertifikasi itu, lanjut Yudha, petugas akan lebih mengerti pentingnya menggunakan APD, termasuk menjaga kebersihan. “Itu adalah tips agar SPPG yang beberapa waktu lalu kurang baik penanganannya, bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
13 jam lalu

Maknai Hari Kebangkitan Nasional, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

Nasional
12 jam lalu

KSP Dudung Temukan 2 SPPG Tak Layak di Jakbar, Langsung Disuspend

Nasional
14 jam lalu

Ekonom Sebut Tudingan Utang Negara Naik akibat MBG Tak Tepat: Cara Berpikir Terlalu Dangkal

Bisnis
1 hari lalu

BRI Catatkan Profitabilitas Solid, ROE dan ROA Meningkat pada Triwulan I-2026  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal