TNI AL Pertimbangkan Bentuk Satuan Baru untuk Operasikan Kapal Induk KRI Sriwijaya

Yuwantoro Winduajie
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dikawal dua fregat saat memasuki perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I, Kamis (17/9/2026). (Foto: Dok. Dinas Penerangan TNI AL)

Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (18/9/2026) pagi setelah berlayar dari Taranto, Italia. Kapal tersebut masih berstatus milik Angkatan Laut Italia dan dijadwalkan menjalani proses reflagging atau pergantian bendera menjadi bendera Indonesia pada 24 September 2026.

Ali sebelumnya menyampaikan KRI Sriwijaya akan difokuskan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama dalam penanganan bencana. Kapal tersebut memiliki kemampuan mengangkut hingga 14 helikopter untuk membantu distribusi logistik ke wilayah-wilayah terpencil.

"Namun juga bisa digunakan untuk kepentingan militer, untuk perang. Tapi kita fokuskan terutama untuk OMSP, di mana negara kita ini banyak bencana alam ya," kata Ali.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Breaking News: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bersandar di Jakarta, Disambut Lagu Si Jali-Jali

1 bulan lalu

Penampakan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Indonesia, Bersandar di Jakarta Besok

2 bulan lalu

Prabowo Bakal Kerahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Atasi Karhutla, Bisa Tampung 10 Heli

2 bulan lalu

KSAL: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Ganti Nama Jadi KRI Gajah Mada Setiba di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal