Tokoh PP Muhammadiyah dan PAN Bertemu, Cari Solusi Atasi Polarisasi Bangsa

Ari Sandita Murti
Jajaran DPP PAN bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah (Foto: MPI)

Keragaman itu menjadi kultur yang akhirnya membentuk idiom dan titik temu bangsa Indonesia, yakni Bhineka Tunggal Ika.

"Namun, seiring perkembangan kehidupan politik, nasional, maupun berbagai isu yang bersifat global, di sana-sini ada perbedaan-perbedaan dalam menyikapi keadaan di tubuh bangsa ini, baik soal Palestina yang sebenarnya dulu tak pernah ada polarisasi, kemudian persoalan-persoalan dalam negeri," tuturnya.

Muhammadiyah dan PAN memiliki satu visi atau satu pandangan tentang bagaimana memediasi agar polarisasi dalam kehidupan berbangsa semakin minim. 

Siapa pun boleh bertumbuk dalam dinamika politik, budaya, dan kehidupan ekonomi, namun harus tetap menjaga Bhineka Tunggal Ika.

"Menjaga persatuan dan semangat gotong royong serta kebersamaan di tubuh bangsa ini. Terlalu mahal harganya kalau bangsa ini pecah, dari polarisasi menuju konflik dan perbedaan yang membawa pada disintegrasi nasional," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

IDAI Sarankan Anak di Bawah 2 Tahun Tidak Boleh Diberikan HP Sama Sekali!

Health
1 hari lalu

Anak yang Punya HP Sendiri Berisiko Alami Gangguan Otak, Dokter Ungkap Alasannya

Health
1 hari lalu

Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!

Nasional
2 hari lalu

IDAI Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal