Tolak RUU HIP, AHY : Jangan Hadirkan Isu Tak Relevan di Tengah Covid-19

Riezky Maulana
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: iNews.id/ Riezky Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Pertemuan tertutup Ketua Umum Partai DemokratAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) membahas polemik Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Pertemuan dilaksanakan di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2020).

Usai pertemuan tertutup, AHY menyampaikan, kurang tepat di tengah wabah virus corona (Covid-19) malah sibuk mengurus RUU HIP. Saat ini yang terpenting, kata dia semua bersatu fokus menanggulangi wabah Covid-19.

"Jangan menghadirkan isu-isu baru yang sebetulnya tidak relevan dan tidak kontekstual terhadap kondisi bangsa hari ini dan perjuangan kita," ujar AHY di Kantor MUI, Selasa (14/7/2020).

Dia mengingatkan, jangan membenturkan Pancasila dengan agama. Menurutnya, mengangkat tema RUU HIP sama saja membawa Indonesia kembali ke masa kelam yang seharusnya sudah selesai.

"Kami berdua, baik MUI dan Partai Demokrat tegas menolak RUU HIP tentunya menimbulkan masalah baru," ucapnya.

Dalam pertemuan itu AHY didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Teuku Refky Harsya dan Bendahara Umum (Bendum) Renville Antonio. Kehadiran AHY disambut oleh Wakil Ketua MUI Muhyiddin Junaidi dan Wakil Ketua MUI Zaitun Rasmin dan jajaran pengurus MUI lainnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Trump Tak Tidur

8 hari lalu

Prabowo Sanjung SBY dan Demokrat: Waktu Tidak Berkuasa, Tak Mencaci Maki

8 hari lalu

Sekjen Perindo Hadiri Perayaan HUT ke-25 Demokrat, Ajak Semua Parpol Bangun Iklim Politik Kondusif

8 hari lalu

Prabowo Hadiahkan Buku kepada Para Kader Demokrat: Masa Depan Kita Cerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal