TPN Ganjar-Mahfud Tegaskan Bansos Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Dipolitisasi dan Diklaim

Jonathan Simanjuntak
Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis meminta bansos jangan dipolitisasi. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menyerukan agar penyaluran bansos jangan dipolitisasi, apalagi diklaim sebagai bentuk kebaikan hati Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bansos merupakan program pemerintah yang diusulkan ke DPR melalui pembahasan.

Bansos harus disetujui parlemen dan kemudian disalurkan lewat Kementerian Sosial. 

"Jadi, kalau mau diklaim, seharusnya kredit diberikan kepada semua pihak, baik pemerintah dan DPR, yang notabene berkontestasi dalam Pemilu 2024," kata Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, Rabu (3/1/2024).

Diketahui, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN)  Zulkifli Hasan menyebut bansos kebijakan Presiden Jokowi. Karena itu,  mereka yang mendengarkan pidato Zulkifli Hasan diminta untuk memilih Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Dia menyayangkan persepsi publik yang diarahkan bahwa bansos ini adalah kebaikan hati pemerintahan Jokowi, yang menguntungkan paslon tertentu.  

"Apa yang dilakukan Zulkifli Hasan adalah politisasi bansos untuk kepentingan paslon tertentu. Dan, ini bukan saja salah. Jelas apa yang dilakukan oleh Zulkifli Hasan itu bisa disebut politically incorrect, politically wrong and politically unethical," tegas Todung.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
22 jam lalu

50 Juta Warga bakal Mengakses Portal Bansos, Kemkomdigi Uji Ketahanan Sistem

1 hari lalu

Bansos Digital Berbasis AI Tak Bisa Dipakai Sembarangan! Hanya untuk Listrik, Beras dan Bensin

1 hari lalu

Luhut Ungkap Jurus Cegah Bansos Berbasis AI Dipakai Judol, Siapkan Opsi Kupon Digital

2 hari lalu

Bansos Digital Berbasis AI Segera Diluncurkan, Luhut: Tidak Boleh Judi Online!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal